Bismillahirohmanirrohim

Just another WordPress.com weblog

Karya yang Tak Pernah Hilang dari Sosok San Afri Awang

“Karya Yang Tak Pernah Hilang dari sosok San Afri Awang”

 

Sosok pemberontak yang tampak kalem itu, tiba-tiba secara mengejutkan datang ke Tokyo . Tepatnya setelah selesai International Conference-nya di Ehime University di Matsuyama Ken, Jepang, 2-5 February 2009.

 

Nama besar seorang Profesor San Afri Awang, dengan keunikan rambut gondrongnya, membuat penampilan Bapak dengan putri paling bungsu yang berusia enam tahun itu, nampak “kehutanan” sekali.

Orangutan alias orang-orang di kehutanan memang identik berambut gondrong. Dan tampilan ini menjadi ciri uniknya.

 

“Kalo Awang dipotong  rambutnya, jadi pendek, maka kesaktiannya berbicara bisa langsung hilang” komentar dari seorang kolega dekatnya sambil bercanda.

 

Ketua PERSAKI Indonesia (Persatuan Sarjana Kehutanan Indonesia) itu, mampir ke Tokyo, lalu disergap dengan IASA Jepang (Indonesia Agriculture Science Association) setelah sholat jumat di masjid Turki, Yoyogi Uehara, Tokyo, 6 Februari 2009.

Malamnya, Pak Awang, begitu panggilan kerennya, juga didaulat untuk terus berbicara tentang segala rupa perkembangan tanah air di PPI Komisariat Fuchu Koganei Tokyo sampai dini hari jam empat pagi. Acara yang seyogyanya hanya sampai jam sembilan malam itu, terus melaju karena asyik.

Sungguh, mengenalnya, mendengar caranya bercerita dan mengemukakan pendapat, maka semua akan setuju seperti gaya Ketua IASA Jepang, Mas Soebedjo yang sedang S3 di Tokyo University tersebut berceloteh.

 

“Pak Awang memang Josss!!!”

 

Guru besar Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada itu mulai mengupas persoalan tanah air, seluk beluknya, sehingga para mahasiswa-mahasiswi di Tokyo , benar-benar mendapatkan pencerahan, penambahan wawasan berpikir, dorongan semangat untuk maju dan berkarya.

Petuahnya yang juga mumpuni untuk mengingatkan para pendidik bangsa adalah,

 

“Menjadi pendidik bangsa itu, yang dilihat karyanya. Sudah berapa buku yang berhasil ananda tulis. Karena bila kita sudah tidak lagi berada di tataran arena pendidikan, atau bablas usia. Maka karya itu tak akan pernah hilang, bila ananda bendel dalam sebuah buku” .

Pak Awang yang pada malam silaturahmi di PPI FK itu menikmati soto ayam rasa “tabrak lari” itu, memang benar-benar penulis ulung, terbukti dengan puluhan buku tentang kehutanan yang telah berhasil ditulisnya.

 

Pendiri FKKM (Forum Komunikasi Kehutanan Masyarakat) yang saat ini dinahkodai oleh Dr. Christine Wulandari itu, benar-benar expert membendel segala hubungan yang  berkaitan dengan manusia dan hutan.

 

Pesan moral yang diberikan khusus kepada para lulusan Doktor dari Jepang, pada acara kumpul silaturahmi di Madokasou Fuchu Tokyo tersebut.

 

 

“Ananda harus kuasai medan perang lainnya, jangan hanya berkutat dengan expert di bidang sendiri, tapi menjadi doktor itu berarti pintu gerbang untuk ananda mampu berbicara secara konsep, sebagai mana title yang diberikan yaitu doctor of philosophy”.

 

Alumni Jepang terkenal kuper, alias kurang pergaulan. Terlalu focus pada keilmuannya di lab masing-masing, sehingga pengetahuan sepele atau di luar bidang ilmunya menjadi terabaikan.

Siapkan energi untuk memperhatikan keadaan sekeliling lingkungan dan merekamnya dengan baik sebagai bahan knowledge yang mampu menggugah orang, dan mengemukakan kondisi Jepang dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Demikian nasehat bijaknya yang kental.

 

Senjata lain yang mesti dikuasai oleh para mahasiswa salah satunya adalah bahasa. Berusahalah kuasai Bahasa Inggris dan karena berada di Jepang, maka kuasai pula Bahasa Jepang. Kalau tidak bisa kuat di writting, maka kuatkan di reading or conversation. Kalau kuat keduanya itu yang the best.  Kalo keduanya lemah, jangan mimpi mau sekolah ke luar negeri. Bisa stress sendiri dan malah membuat putus asa.

 

“Pak Awang ini orang yang ruar biasa, saking diluar biasa, jadi Rrruar biasa….sulit mengungkapkan dengan kata-kata, jadi disimak saja semua nasehatnya” salah satu komentar dari Mohammad Dwi Wicaksono Purwokusumo, pengurus IASA Jepang itu pada saat pertemuan dengan warga PPI FK.

 

Yang paling menarik hati, banyak mendapatkan bocoran cerita tanah air tentang peta pemilu yang akan datang. Bahkan ada ramalan para normal, yang akan jadi presiden Indonesia yang akan datang adalah sebaris nama baru, yang justru menjadi kuda hitam dari para petarung kedudukan itu.

 

Sosok kontroversial sejak jaman mahasiswa itu, terus melaju dan naik ke permukaan dalam percaturan kehutanan nasional.

 

“Berbeda dengan yang lain, adalah light yang kongkrit dari keberadaan saya” tutur putra Banten yang sejak kecil tinggal di Talang Padang , Lampung. Lalu “menjajah” tanah Yogyakarta dengan menetap sebagai salah satu guru besar di kota pelajar tersebut.

 

“Memangnya yang bisa menjajah, cuma orang Jawa, Apa?” senyum simpul geli campur humornya membuat kami yang hadir nyengir kuda.

 

Jangan takut tampil beda, justru dengan berbeda, orang akan mudah mengenali kita dan melihat pemikiran-pemikiran kita.

 

Good luck Pak Awang, semoga makin bersinar dengan pemikiran-pemikiran briliannya. Terima kasih sudah mau disergap oleh warga PPI FK dan nengoki para muridnya di Tokyo . Semoga selamat kembali ke tanah air tercinta.

 

TOKYO 7 February 2009

September 15, 2009 - Posted by | Mbakyu Geudebleh

3 Comments »

  1. salam kenal,
    beliau menjadi pengajar saya sekarang

    sosok yg keren memang🙂

    Comment by warm | March 28, 2010 | Reply

  2. Wow…speachless bener deh kalo dah denger berita tentang pak awang..so amaziiinnnnggggg…..bangga banget rasanya dah pernah dibimbing skripsi ma beliau waktu kuliah….lop u pull pak san afri awang….

    Comment by aning | April 10, 2010 | Reply

  3. kapan ya bisa sharing2 ma pak awang. hem… jd iri ma mhssw tokyo.

    Comment by lya | June 25, 2010 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: