Bismillahirohmanirrohim

Just another WordPress.com weblog

Oktober : Gara-gara si Gottsberger 1991

GARA-GARA SI GOTTSBERGER 1991

 

BAINAH SARI DEWI

 

”Ya Allah, rasanya mau nangis, nyari Gottsberger  1991 di disertasi yang saya tulis sendiri” memulai pengaduannya pada Allah di depan laptopnya.

 

Dua hari lalu mengkelompokkan mana referensi atau daftar pustaka yang ada di disertasi.

Pertama, ditulis semua nama dan tahun dari bab satu sampai bab lima.

Setiap bab disisir satu persatu, takut ada daftar pustaka yang terlewat tidak masuk dalam list daftar pustaka.

 

”Bener-bener hal kecil-kecil tapi hampir menghilangkan rasa sabarku” gumam Mbakyu Geudebleh dengan setengah putus asa.

 

”Ya Allah, menyisir lagi list daftar pustaka yang masih kosong yaaa…si Gottsberger 1991 itu, eh malah nama itu kok nggak nemu di berkas disertasi saya. Ehhhhhhhhhh nama itu kok bisa masuk dalam list daftar hasil sisiran saya tiga hari lalu. Uhhhhhhh sebel. Udah nyisir disertasi tiga kali belum juga ketemu” ngomel dengan keteledoran dan kekurang-telitiannya Mbakyu Geudebleh sampe juga nangis beneran akhirnya.

 

”Kok bisa ya? Di list daftar pustaka ada namanya, trus di isi disertasinya nggak ketemu namanya. Sembunyi di mana si Gottsberger 1991 itu? Ah… coba cek lagi, sapa tau nama itu emang lagi sembunyi di lipatan kertas disertasi yang tidak kena ”sisiran mata” yang sudah lelah ini” gumam Mbakyu Ge.

 

”Uhhhhhhhhhh Rehat! Rehat!!!Astagfirullah… istirahat…istirahat!!!” suara nyaring dari alam bawah sadar mengingatkan Mbakyu Ge.

 

“Mata dah butek kaleee…kacian deh lo…” sisi lain dari alam bawah sadar Mbakyu Ge mengejek dengan melecehkan.

 

”Sudah tanggal 23 Oktober 2008 hari ini. Tambah deket detlen (tenggat waktu terakhir) tambah nggak konsentrasi gini.Oh Tuhan tolong hambamu yang lemah ini…..” doa Mbakyu Ge memangkas habis tangisan suebelnya berlari ke toire segera berwudhu. Hanya gara-gara satu nama cite refference yang terlewat, dua jam waktu berharga hilang.

 

”Emakkkkkkkk, nggak kuat lagiiiiii!!!” sambil menghapus air mata kesalnya, Mbakyu Ge bergegas menuju toire untuk berwudhu. Katanya wudhu bisa jadi obat mujarab lo, saat sebel, kesel dan marah.

 

Tokyo 23 Oktober 2008.

 

December 10, 2008 - Posted by | Mbakyu Geudebleh

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: