Bismillahirohmanirrohim

Just another WordPress.com weblog

tanggapan 2/juli

Re: Lihat Dadaku, indah bukan setelah dikripik pedasi

Posted by: “Kanti”

Tue Jul 22, 2008 4:20 am (PDT)

Sekali lagi, saya tidak pernah bisa setuju dengan cara pengungkapan
pesan keagamaan yang menyerempet- nyerempet semacam ini, baik tertulis
maupun dalam khutbah jumat. Mau gamblang ataupun pakai metafora, tak
ada bedanya, hanya akan menjadi hiburan bagi rekan-rekan pria (dan
mungkin sebagian wanita).

Apalagi, bahwa ternyata penulisnya adalah perempuan. Halah.
Sebelum membanggakan jilbab di tubuh kita, mari kita camkan untuk
menjilbabi hati dan kata-kata, termasuk tulisan.

Jangan sampai pemahaman sang penulis mengenai kewajiban berjilbab
terdominasi oleh POLA PIKIR PATRIARKAL yang justru merendahkan dan
melecehkan kaumnya sendiri; pola pikir yang sesungguhnya mempunyai
arah berbeda dengan tujuan pemuliaan dan pembebasan perempuan melalui
jilbab sebagaimana diatur dalam agama.

Jangan-jangan si perempuan Jepang risih hanya karena mengira yang
meliriknya itu punya kecenderungan seksual menyimpang, tak ada
hubungannya dengan Islam.

(@_@;)a -kT

August 28, 2008 - Posted by | Catatan Harian

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: