Bismillahirohmanirrohim

Just another WordPress.com weblog

Selamat Menebar Ladang Amal Mbak Git Solihah

Selamat Menebar Ladang Amal Mbak Git Solihah

Posted by: “bainah dewi”

Sun Jun 15, 2008 7:09 pm (PDT)

“Selamat Menebar Ladang Amal Mbak Git Solihah”

Tepatnya dua tahun atau malah tiga tahun yang lalu, aku mengenal secara pribadi seorang Femina Sagita Borualogo. Kekaguman pertama, karena beliau penulis buku “Indonesiago” jilid satu sampai tiga, untuk Mahasiswi-mahasiswa nya di kelas Malay-Indonesiago, Soogoo Seisaku Gakubu, Chuo Daigaku.
Kekaguman berikutnya, ternyata beliau orang Batak, yang sangat halus budi bahasanya. Bukan seperti orang Batak kebanyakan yang terkenal kasar. Malah saat awal bertemu yang aku juga lupa tepatnya kapan, rasa-rasanya seperti berbicara dengan orang Solo, Jawa Tengah, yang halus sekali bahasa nya. Ternyata salah, praduga awal tidak selalu benar. Dan ternyata beliau Batak tulen.

Kekaguman berikutnya, beliau suka dengan studi gender, bidang yang mengantarkannya menjadi seorang doktor anyar di Jepang tahun 2008 ini.
Tulisannya bertebaran di mana-mana, termasuk dikampus tercintanya Universitas Indonesia tahun 1998 tentang “Rendahnya Tingkat Fertilitas Masyarakat Jepang Kontemporer :Kaitannya dengan Budaya Menunda Pernikahan diKalangan Perempuan Jepang. Dan tulisan lainnya pada Tokyo Metropolitan University tahun 2001, tentang ” Veil and Gender : A Study on Female Students of the University of Indonesia”. Dan tulisan doktornya  tentang “Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga” merupakan step tertinggi saat ini yang digelutinya dengan jenjang akademis mapan, memperoleh gelar doktor dari Jepang.

Sedikitnya jumlah perempuan yang bisa memperoleh gelar doktor dari Jepang, dan lebih-lebih lagi dengan bidangnya yang mesti berhadapan dengan kaum feminis, yang justru mendengungkan hal berbeda dengan yang diperjuangkannya selama ini, menjadi catatan kekaguman tersendiri.
Sosoknya yang berjilbab, kaca mata tak lepas dari wajahnya yang teduh, menjadikan hal menakjubkan saat beliau hadir dalam suatu konferensi kaum feminis. Kaum yang banyak menitik beratkan kesetaraan antara kaum laki-laki dan perempuan di segala bidang.

Aktifitasnya dalam syiar Islam menambah kekaguman lagi, keinginan mendalami bahasa Arab, menjadi cita-citanya seumur hidup. Cita -cita yang sangat terpuji, patut di contoh oleh semua muslimah di belahan bumi di manapun berada. Ingin mendapatkan materi Islam langsung dari bahasa aslinya.
Wah, niatan luhur, yang belum tentu dari kita, dalam, membaca terjemah Al Quran atau tafsir bahasa Indonesia kita, sudah sampai khatam. Beliau malah sudah satu tingkat naik, dengan cita-citanya ini. Semoga Allah mengabulkan semua keinginan baiknya.

Menjadi penulis tentang Islam dengan bahasa Jepang juga merupakan cita-citanya yang agung. Karena di sadari, masih sangat sedikit tulisan Islam dalam bahasa Jepang yang beredar saat ini. Melihat Jepang merekah dengan Islam seperti merekahnya Sakura, merupakan bagian mimpi indahnya yang insya allah suatu saat nanti akan berwujud nyata.

Wajah yang selalu sabar dan tersenyum ini, akan bergeser negara beberapa hari lagi, tepatnya 23 Juni 2008. Semoga Indonesia menjadi ladang amal yang tiada henti dan tiada putus, untuk mewujudkan niatan menjadi penulis Islam berbahasa Jepang.
Semoga Indonesia menjadi jembatan yang jitu, untuk mewujudkan niatan mendalami bahasa Arab, sehingga bisa memperoleh semua hikmah dari sumber aslinya.

Indahnya mengenang hal ini. Seindah bulan Juni ini melepas wajah penuh senyum nan teduh ini meninggalkan Narita airport beserta kedua buah hatinya Afiyah Chan dan Fatih Kun. Semoga keduanya bisa mengikuti jejak mulia bunda dan ayahandanya.
Jadi anak solihah dan soleh, menaburkan Islam di berbagai bumi Allah lainnya, sesuai cita-cita bundanya.

Merasa penuh salah dan khilaf, ijinkan aku mengucapkan kata maaf, atas semua yang telah terjadi. Ijinkan aku mengucapkan kata “Terima Kasih, Jazakillah Khoiron Katsiron” atas semua yang telah diberi.
Support semangat tiada henti, nasehat positive sampai hal detail bagaimana menyimpan file disertasiku, agar di back up di berbagai tempat.  Silaturahmi yang sangat indah, senantiasa Fira chan mendapatkan baju-baju bagus nan indah untuk dipakai. Bahkan Gulai Kambingpun sengaja di hadirkan buatku untuk penyemangat belajar di lab. Vitamin suply tambahan untuk bertahan “terjaga” dalam keadaan genki/sehat, juga beliau berikan dengan senyum dan aku tahu, sangat ikhlas pemberiannya pada ku.
Merangkai kata atas semua kebaikannya, buatku tiada cukup, bahkan dengan secuil kenangan yang aku tulis ini. Sosoknya jadi penyemangat ruhaniku, untuk juga berjuang menyelesaikan studi ku agar bergegas usai.

Peluk cium kami, ” Selamat menebar ladang amal di tanah air Indonesia dan Jepang, Mbak Git Solihah”.

TOKYO, 16 Juni 2008

June 17, 2008 - Posted by | Hikmah

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: