Bismillahirohmanirrohim

Just another WordPress.com weblog

Gas, alangkah pentingnya Kau dalam hari-hari Kami

GAS

Posted by: “bainah dewi” bainahdewi@yahoo.com   bainahdewi

Wed Jan 16, 2008 2:49 pm (PST)

Assalamualaikum wr wb

GAS… Alangkah pentingnya Kau dalam hari-hari Kami

Hari ini ada cerita. Di apato/apartemen saya, hiter gas gak pernah saya matikan sama sekali kalau kami berada di rumah. Jadi nonstop gitu. dan gak ada masalah, berjalan seperti biasanya.
Nah, semalam sebelum saya tidur, ada yang membisikkan atau mengingatkan saya, entah lah, sukar dibedakan. Katanya, matikan hiternya wie…
Tapi peringatan itu tidak saya gubris, lah wong biasanya nyala sampai pagi dan nggak ada masalah.

Ternyata tadi pagi saat bangun, kami, saya dan Fira chan kedinginan. Hiter gas mati, gas untuk cooking mati, gas untuk shower mati. Wuih, serasa beku tangan-tangan kami dari pagi.
Untung masih ada hiter dari AC, tapi tetep aja galau, karena nggak bisa mandi dan nggak berani cuci piring karena air semua dingin kayak air es di kulkas.

Wah, ternyata saya saat antar Fira chan sekolah, bertanya pada tetangga , apakah gas nya bermasalah. Ternyata nggak bermasalah.
Telpon ke Oyaa san pemilik rumah. Gas dia juga baik2 aja. Telpon ke kantor gas, akhirnya perwakilannya datang siang hari. Ngecek, ternyata gas saya mati otomatis.
Katanya kalo over use maka gas akan mati otomatis.
Gimana nggak over use, ini badan bukan made in Jepang, tapi made in Indonesia.

Akhirnya jadi koreksi diri sih, kami terlalu nonstop pake gas dan listrik buat pemanas/heater.
Tapi yang jadi pemikiran saya, siapa semalam yang membisikkan ke kuping dan nyuruh saya mematikan hiter gas, tapi saya nggak pedulikan itu?

Saya sering mengalami hal aneh (aneh nggak ya?) begini di Jepang.
Misalnya, barang kecil saya, bros misalnya, saya banyak memandanginya hari ini lebih lama dan lebih seksama, lalu besoknya bros itu hilang. Padahal ya bros biasa, dan biasanya nggak pernah ada perhatian khusus pada barang kecil begituan biasanya.

Oya, saya juga sering terganggu kalo lewat satu apartemen yang ada tanaman bunga yang diselipkan diantara rumah dan halamannya, di dekat apartemen saya. Setiap saya lewat apartemen itu, heran sekali, mata saya selalu tertuju pada satu titik tempat itu. wihhhh… ada apa ini? Padahal banyak sudut ruang apartemen itu yang bisa dan mestinya saya lihat dan perhatikan.

Dulu pernah juga pulang jam 2 pagi dari lab, rasanya dibelakang saya ada yang ngikuti jalan saya. Ditengok berkali-kali, nggak ada orang. akhirnya saya lari, tetapi rasanya yang di belakang saya itu ikut lari juga. Wah dasar penakut ya saya, tambah kencang lari saya, rasanya yang ngikuti saya pun larinya terasa oleh saya. Bagaimana ini?

Lalu ada cerita lagi, saya punya teman orang Bali. Setiap kami membahas sesuatu, lalu saya dan dia akan berkomentar hal yang sama. Saat saya mengucapkan kalimat pendapat saya, maka dia bilang, “loh mbak wie saya mau ngomong hal itu tadi”.
Beberapa kali hal ini terjadi, tetapi respon ngomongnya selalu lebih cepat saya dari dia, dan si mbak orang Bali itu selalu bilang, “wih saya baruuu aja mau ngomong hal itu”.

Saya juga sering merasa gelisah malam sebelumnya. Gelisahnya kenapa saya nggak tahu. Tetapi kalo sudah begitu, biasanya besok nya ada saja kejadian jelek yang saya atau anak atau suami alami. wih, …

Itu aja dulu curhat saya hari ini, rada butek juga gara-gara masalah gas. Mana komunikasi kan harus dengan bahasa jepang. Bahasa Jepangku hanya terbatas dan … dan.. ribet lah pokoknya, Bahasa Inggris mah nggak laku di jepang. Hanya laku ngomong ingris kalo dg orang tertentu di jepang, misal dengan sensei di laboratory atau saat seminar international.

Jadi tambah merasa bodoh, dan tahu diri, bahwa kita itu tidak ada apa-apanya, dan bukan siapa-siapa. Karena begitu banyak kelemahan diri. Hanya karena masalah gas, waktu saya terbuang seharian ngurusin gas, nelpon pemilik rumah, tanya tetangga rumah, menunggu petugas gas datang ke rumah. Ya… nasib… nasib, lagi mau konsentrasi ngerjakan jurnal di lab dan ngeprint di apato, jadi bergeser fokus, hanya karena gas.
Oh… GAS, ternyata dikau demikian penting dalam hari-hariku dan Fira chan selama Winter ini.

Tokyo, 16 Januari 2008
Bainah Sari Dewi

Wassalamualaikum wr wb
Afwan bagi yang tidak berkenan.

Bainah Sari Dewi

January 23, 2008 - Posted by | Catatan Harian

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: