Bismillahirohmanirrohim

Just another WordPress.com weblog

MOU Unila dan Jepang

Jum’at, 14 Desember 2007

MOU:Unila dan Jepang Kerja Sama Penelitian

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Untuk mengembangkan energi terbarukan dari bahan biomasa seperti singkong dan ampas tebu, Universitas Lampung (Unila) bersama Marubeni Corporation, Jepang, melakukan kerja sama penelitian. Produk hasil penelitian itu akan dipatenkan sebagai hasil karya Unila sedangkan pemasarannya akan dikelola perusahaan Jepang itu di pasaran internasional. Penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding–MoU) dengan pihak Marubeni dilakukan di ruang Rektorat, Kamis (13-12).

Rektor Unila Sugeng P. Harianto mengatakan kini kelangkaan sumber energi menjadi salah satu permasalahan dunia. Menipisnya sumber energi fosil menyebabkan para ahli beralih ke penelitian sumber-sumber energi terbarukan, seperti energi yang dihasilkan tumbuh-tumbuhan.

Salah satu potensi terbesar Lampung yang dapat digunakan sebagai bahan sumber energi terbaru adalah singkong dan ampas tebu. “Kami sudah menyurvei dan memetakan wilayah Lampung yang memiliki potensi bahan baku tanaman yang bisa diolah menjadi energi terbarukan. Ini akan sangat membantu kelanjutan penelitian ini. Setelah produk ini berhasil, Unila yang memiliki hak paten dan mereka (pihak Jepang) yang akan membantu pemasarannya di dunia internasional,” kata Sugeng, usai menandatangani MoU dengan pihak Jepang.

Usai penandatanganan, Sugeng juga mempersiapkan diri merayakan pelantikannya dengan menggelar kesenian wayang semalam suntuk bersama kepala daerah se-Lampung dan warga di Gedung Serbaguna (GSG) Unila, malam ini. Tokoh pewayangan yang diangkat dalang nasional Ki Entus Sesumo adalah Krisno Gugah yang menceritakan tentang proses pertapaan Krisno dalam mencari ilham dari Yang Mahakuasa.

Sampai akhirnya jiwa Krisno dibangun dari pertapaan panjang itu untuk memberikan pencerahan kepada masyarakatnya. Menurut Sugeng, acara wayang semalam suntuk itu bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung.

“Krisno Gugah memiliki pesan moral yang sangat mulia bahwa pembangunan jangan dimulai dari fisik. Akan tetapi, dari jiwa dan mental kita. Selanjutnya baru dibangun fisiknya. Kalau bisa pembangunan mental dan fisik seiring dan seimbang. Itulah yang akan diterapkan di Unila ini untuk membangun Unila yang utuh, jiwa dan raga,” kata Sugeng. Sugeng juga mengharapkan kehadiran kepala daerah di acara itu menjadi dukungan positif pada berbagai program penelitian dan pengembangan Unila sesuai dengan visi Unila sebagai pusat kajian ilmiah dan pusat penelitian di Lampung. RIN/S-2

December 17, 2007 - Posted by | Hikmah

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: