Bismillahirohmanirrohim

Just another WordPress.com weblog

Komen Mbak Dini

Posted by: “ivandinita”

Wed Jun 13, 2007 1:43 am (PST)

Wa’alaikum salam wr. wb.

Mbak Dewi, gomen baru ngoreksi sekarang. Saya cari-cari imelnya
tertimbun imel lain. Jadi saya malah baru tahu pas ada reply dari
mbak Gita. Ceritanya bisa jadi bagus klo mbak Dewi mau telaten
mengeditnya sebenarnya. Ada sedikit komennya rada pedes nih hehe…
Tapi kan masakan Lampung memang pedes ya mbak Dew jadi moga-moga dah
biasa :p

1. Kronologinya membingungkan. Saya mengerti bahwa mbak Dewi
menggunakan model flash back untuk mengembalikan kenangannya kepada
Almarhumah Emak. Dimulai dari permintaan anak perempuannya yang rupa-
rupanya memiliki kegemeran serupa dengan Almarhumah lalu diakhiri
dengan kembali kepada Sang Anak Perempuan. Namun tampaknya ada
terlalu banyak hal yang ingin mbak Dewi sampaikan sehingga
informasinya berjejal-jejal tak berurutan. Seperti saat Emak
memutuskan berhenti cuci darah, lalu masih ada cuci darah lagi, lalu
makan, lalu tiba-tiba Emak dilarikan ke rumah sakit.

2. Saya juga bingung dengan statement ini
“Kalimat itu sering diucapkan Emak, saat siang, saat tahajud malam
atau saat pagi hari.”
Ini kalimat yang mana ya?

3. Judul yang diambil adalah bawang goreng, tapi tampaknya sedikit
sekali tentang bawang goreng dieksplor di cerita ini. Bagaimana
kalau sedikiiiit lagi diceritakan bagaimana kesukaan Emak terhadap
bawang goreng. Misalnya pagi siang malam makan bawang goreng atau
kalau tidak napsu makan selalu minta bawang goreng.

4. Awal cerita cukup mengganggu
“ Mah, minta bawang goreng ya…” Anak perempuan kami yang berusia
tujuh tahun itu memintaku menggorengkan bawang merah.

Menurut saya Fira-chan seharusnya bilang, “Ma, bawang gorengnya
mana?” atau “Ma bawang gorengnya habis,” atau “Ma, aku mau makan
tapi ga ada bawang gorengnya..” semacam itulah hehe..

Sementara gitu dulu mbak. Yang lain menyusul deh :p. Menurut saya
ada kans diloloskan lho buat AI, asal jangan males ngerubah aja
hehe… Ayo yang lain, mbak Dewi kangen masakan Lampung yang pedes
nih.

Wassalam,
dini

June 16, 2007 - Posted by | Hikmah

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: