20 november wah teteh ultah nih.
Teh ida,
selamat ulang tahun ya. maafkan adikmu yang jauh di rantau ini yang belum sempat kirim kado.
dewi
Catatan Jully 18, 2007, Monbusho
Buat jadual sendiri, tapi belum tentu bisa tepat dengan jadual sendiri. Bismillah, mau kejar setoran nih. Banyak keluar uang nih. Hari selasa rencana empat jam off. Lumayanlah, tak seorangpun akan kasih uang pada kami walau 100 yen pun bila tanpa dicari.
Alhamdulillah uang 170.000 yen uang dari beasiswa monvusho ku adalah uang yang cukup banyak tanpa harus nyari-nyari setiap bulannya. Hanya berbekal kemampuan diri untuk lolos seleksi monbusho dan layak sekolah menurut monbusho. Niat S3 ini masih terus dan harus terus dikibarkan.
Tanggal 17 Juli 2007 jam 13 foto CT pertama kali di RS Fuchu Tokyo. Sejak tahun lalu sering ke RSF ini, tetapi selalu untuk nengok bayi. Nengok bayi teh Lala, Teh Nung, Mbak Dina, Teh Nung saat opname hamil. Nah sekarang mengalami sendiri untuk tigakali berturut-turut ke RSF ini.
Pertama, untuk meyerahkan Xrey dadaku. Dari RS Utsunomiya lalu setelah antri dan meyerahkan berkas ke resepsionis, akhirnya, bisa ketemu dokternya dan konsultasi dengan doketrnya, tentu saja dalam bahasa jepun.
Dengan kesimpulan sementara : didada paru-paru bagian kanan atas ada siluet garis kecil dan bagian kiri ada goresan putih juga. Kata dokter ini penyakit jaman dulu. Bekas menderita. Sejenis penyakit bronchitis saat anak-anak. Kodomo no toki byouki desu.
Si dokter menunjukkan bekas luka bakar di tangan kanannya.Dia bilang gini, “Ini dulu waktu saya SD tapi bekas lukanya sampai sekarang masih ada”.
“Nah itu penyakit eh bekas penyakit, hanya letaknya di dalam paru-paru”.
Kedua. Pemeriksaan CT Scan 17 Juli 2007. Datang tergopoh-gopoh jam 11.50 Ternyata baru di ambil foto CT nya jam 13 an lebih dikit.
Lama ya, sambil nunggu sambil tidur, makan, dan sambil nulis diary ini.
Ketiga. Pengambilan sinar X rey lagi. Setelah itu berkomunikasi dengan dokter. Dia menyatakan kesimpulannya : “ Penyakit bronchitis pernah diderita, saatmasi kecil. Saat ini penyakit sudah sembuh, tidak perlu obat, tetapi follow up untuk mencheck X ray sebaiknya dilakukan satu tahun satu kali, untuk melihat apakah baik baik saja”.
Aku tanya, ” Apakah benar-benar tidak diperlukan obat Dok?”
Dokter bilang, “Tidak perlu. Ini bukan penyakit, ini hanya bekas penyakit” kata beliau dengan senyum.
Alhamdulillah, 18 Juli 2007 hasilnya beres. Aku harus ke RS Utsunomiya lagi untuk rujukan pertama. Dan dari RSU akan membuat surat ke Utsunomiya UZniversity tentang hasil CT dan X ray . Alhamdulillah.
Catatan Jully 17, 2007
Lama nggak nulis. Sekarang mulai nulis lagi dan ah… now iam in train Sinjuku to Fuchu in Tokyo train. Jam 10.30 sampai 11.10 di Koganei kampus tadi. Papa presentasi poster tentang Way Kambas dalam bahasa jepun. Hebat ya papa?…
Presentasi dimulai jam 10 sd 11.10. Sepertinya sukses dan baik-baik saja hasil presentasinya. Alhamdulillah bagus juga posternya.
Jam 11.10 sd 11.48 Ngegowes sepeda dari Koganei Kampus TUAT ke Fuchu Hospital. Daftar macam-macam ternyata jam 13 di CT scannya tubuhku. Nunggu satu jam kata perawatnya.
Jam 13 tepat, aku di CT Scan. Mulai dari kepala sampai seluruh tubuhku.
-
Recent
- Kuliah Inventarisasi Hutan 3
- Sensei Please Come
- Seindah namanya Intan
- Marisa-san I am Sorry to hear that…
- Mama Aku Rindu
- Biomass International Seminar 3-5 August 2009 Sheraton, Lampung, Indonesia
- Kosakata Dzaky-kun
- Kok Beda Seehhh???
- Kisah kilat doktor Tatang Sopian
- Karya yang Tak Pernah Hilang dari Sosok San Afri Awang
- Informasi Living Cost Fuchu Tokyo Jepang
- Hadiah Tulus Memang Lain
-
Links
-
Archives
- September 2009 (14)
- January 2009 (15)
- December 2008 (1)
- October 2008 (13)
- August 2008 (22)
- June 2008 (51)
- May 2008 (7)
- April 2008 (47)
- February 2008 (29)
- January 2008 (7)
- December 2007 (16)
- November 2007 (3)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS